Jumat, 25 Oktober 2013

Bukan iPad 5, melainkan iPad Air

 
 
Apple secara resmi meluncurkan iPad generasi ke-5 dalam acara di San Francisco, AS, pada Selasa (22/10/2013) waktu setempat. Perangkat tablet terbaru ini mengalami perubahan nama menjadi "iPad Air", bukan iPad 5.

Sesuai dengan namanya, iPad Air mengusung dimensi fisik yang lebih tipis dan ringan dari pendahulunya. iPad Air berbobot 1 pon (sekitar 450 gram) dibanding iPad generasi ke-4 dengan angka 1,4 pon (sekitar 660 gram). Ketebalan iPad Air yang hanya 7,5 mm pun diklaim 43 persen lebih tipis daripada produk terdahulu.

Sebagaimana dilaporkan oleh The Verge, Apple pun berani menyebut iPad Air sebagai tablet "full-size" teringan di dunia.

Di samping ketebalan dan bobot yang berkurang, iPad Air turut mengalami perubahan dari segi tampilan fisik. Bingkai layar pada sisi kanan dan kiri perangkat ini dipangkas ukurannya sehingga iPad Air terlihat seperti iPad Mini berukuran besar. Dimensi layarnya sendiri tetap dipertahankan oleh Apple, yaitu selebar 9,7 inci.

Rupa iPad Air boleh dibilang hampir sama persis dengan yang sempat dibocorkan lewat video beberapa waktu lalu.

Di dalamnya, perangkat ini diperkuat komponen-komponen hardware terbaru Apple, termasuk prosesor 64-bit A7 dan prosesor khusus untuk mengolah data dari sensor, M7. Dua cip itu juga dipakai di iPhone 5S.

Fitur lain dari iPad Air mencakup kamera iSught 5 megapiksel, kamera facetime 1080p, dan dual mic. Daya tahan baterainya disebut bisa mencapai 10 jam.

iPad Air dijadwalkan mulai tersedia pada 1 November mendatang di sejumlah negara di dunia, termasuk China, yang untuk pertama kalinya masuk daftar para penerima pertama gadget baru dari Apple.

Harga iPad Air dipatok mulai 499 dollar AS untuk versi 16 GB Wi-Fi only dan 629 dollar AS untuk versi 16 GB Wi-Fi + LTE. Pilihan warnanya adalah abu-abu-hitam dan silver-putih

Cara Pakai BBM di Android

 
 
BlackBerry akhirnya menepati janjinya. Perusahaan asal Kanada ini telah "melepas" salah satu fitur andalannya, BlackBerry Messenger (BBM), ke platform lain, yaitu Android dan iPhone.

Aplikasi BBM untuk Android sendiri dirilis di toko aplikasi Google Play Store pada Selasa, 22 Oktober 2013, terlambat sekitar satu bulan dari waktu yang direncanakan. Sejatinya, aplikasi ini sudah bisa dinikmati pada 21 September lalu.

Saat KompasTekno menjalankan aplikasi ini untuk kali pertama setelah di-install, BBM menampilkan laman konfirmasi e-mail terlebih dahulu.

Pengguna yang sudah mendaftar sebelumnya di BBM.com bisa langsung menggunakan aplikasi ini, setelah memasukkan alamat e-mail di kotak yang tersedia.

Mereka yang belum mendaftar harus mengantre terlebih dulu untuk mendapatkan hak akses ke aplikasi. Cara untuk mendaftarnya cukup mudah. Pengguna hanya perlu memasukkan alamat e-mail di kotak yang tersedia.

Ketika giliran pengguna yang bersangkutan sudah tiba, BlackBerry akan mengirim e-mail, dan pengguna diminta kembali mengonfirmasi lewat aplikasi BBM.

Setelah mendapat giliran, Anda akan dihadapkan dengan layar "Sign In". Untuk masuk ke aplikasi ini, dibutuhkan BlackBerry ID. Jika Anda sudah memiliki akun tersebut, langsung saja klik "Sign In" (klik kotak kedua di halaman tersebut), kemudian masukkan ID beserta kata sandi. Setelah usai, pengguna dapat langsung memanfaatkan semua fitur yang ada.

Jika belum memiliki BlackBerry ID, maka Anda bisa langsung membuatnya melalui pilihan pertama di halaman tersebut. Proses pembuatannya sendiri tidak terlalu sulit, cukup mengisi beberapa data, seperti alamat e-mail dan kata sandi. Setelah selesai, Anda bisa langsung menuju ke proses "Sign In".

Setelah proses tersebut berhasil dilakukan, aplikasi ini akan memakan waktu beberapa menit untuk melakukan beberapa pengaturan. Sistem akan memindahkan daftar teman dari perangkat BlackBerry lama ke perangkat Android.

Waktu pemindahan ini akan berbeda di setiap perangkat. Apabila BlackBerry ID yang dimasukkan terdiri dari puluhan hingga ratusan kontak, maka dijamin prosesnya akan lebih lama dibanding ID yang hanya memiliki sedikit kontak.

Bagi BlackBerry ID baru, proses pengaturan ini tidak akan berjalan lama.

 
BlackBerry
Tampilan BBM untuk Android
Setelah log in

Di bagian paling bawah, terdapat lima buah tombol, yang terdiri dari "Chat", "Contact", dan "Group". Dua tombol di paling kanan dan kiri digunakan untuk membuka menu tambahan.

Apabila pengguna menekan tombol "Chat", maka akan tampil sejarah percakapan yang telah terjadi. Jika tombol "Contact" ditekan, maka aplikasi ini akan menampilkan daftar kontak. Adapun tombol "Group" akan menampilkan daftar grup tempat Anda bergabung.

Apabila tombol paling kiri ditekan atau pengguna menggeser layar ke arah kanan, maka akan keluar menu bar baru. Menu ini terdiri dari chat apa saja yang sedang aktif, "Contacts", "Groups", "Update" dari kontak BBM, dan undangan yang diterima atau dikirimkan untuk menambah teman ke daftar kontak.

Sementara itu, tombol paling kanan akan membawa pengguna ke menu bar lain, yang terdiri dari "Help", "Setting", mengundang teman ke BBM, chat bersama dengan beberapa orang sekaligus dalam satu jendela, mengirim broadcast message, dan memulai chat.

Ads not by this site
 
 
BlackBerry
Tampilan BBM untuk Android
Chatting

Untuk chatting, Anda cukup memilih teman yang ingin diajak mengobrol melalui daftar kontak atau memilih tombol memulai chat yang berada di menu bar paling kanan.

Ada lima tombol yang disediakan oleh BlackBerry di layar chatting ini, yaitu kembali, mengundang pengguna lain untuk bergabung dalam percakapan, melampirkan file, kirim, dan menu bar tambahan.



Pengguna bisa memasukkan pesan mereka di sebuah kotak yang bertuliskan "Enter a Message". Untuk mengirimkannya, langsung saja tekan tombol "Send" yang berada di deretan menu bawah.

Apabila pesan berhasil dikirim, maka akan ada ikon bertuliskan huruf D (delivered). Jika sudah dibaca, ikon tersebut akan berubah menjadi huruf R (read).

Di sebelah kotak memasukkan pesan, ada menu smiley atau emoticon. Menu ini berbentuk emoticon wajah tersenyum berwarna kuning. Dengan menekan tombol tersebut, pengguna akan dihadapkan dengan berbagai emoticon berciri khas BBM.

Apabila menekan tombol menu bar, yang terletak di pojok kanan bawah, maka ada beberapa pilihan menu baru, seperti menambah orang ke percakapan, lampiran file, kirim, Ping, menyalin perbincangan, dan mengakhiri perbincangan.

Android rasa BlackBerry 10

BlackBerry tampaknya benar-benar ingin "memindahkan" pengalaman menggunakan platform BlackBerry 10 ke Android melalui aplikasi BBM untuk Android ini. Aplikasi ini memiliki desain yang mirip dengan BBM di BlackBerry 10.

Selain itu, BlackBerry juga membawa ringtone khas BBM ke perangkat Android ini. Ringtone tersebut dapat diatur melalui menu "Setting" yang ada di menu bar paling kanan. Melalui layar "Setting" ini pun, pengguna bisa mengatur lampu notifikasi. Apabila ada pesan masuk, maka lampu LED akan menyala. Ada beberapa pilihan warna yang bisa dipilih, yakni merah, putih, kuning, hijau, biru, dan lain-lain.

Di bagian ini pun, Anda bisa mematikan ikon BBM yang biasanya selalu akan muncul di bagian notifikasi atau di bagian kiri atas layar.

Mengundang teman baru ke daftar kontak dapat dilakukan tidak hanya melalui PIN saja. Kini pengguna bisa melakukannya dengan menggunakan barcode, e-mail, SMS, dan NFC.



Demi KitKat, Google "Belanja" Rp 260 Miliar

 
 
Dokumentasi Sundar Pichai, kepala produk Android dan Chrome, via Google
Maskot Android KitKat

Google sepertinya belum puas dengan kinerja yang ditunjukkan Android Jelly Bean. Segala upaya dan inovasi dilakukan agar Android versi selanjutnya, KitKat, bisa "berlari" lebih kencang.

Salah satu upayanya adalah membeli sebuah perusahaan startup asal Perancis, FlexyCore, pemilik dan pembuat aplikasi DroidBoster.

Seperti dilansir situs LExpansion, Google rela menggelontorkan uang sebesar 23,1 juta dollar atau sekitar Rp 260 miliar untuk membeli perusahaan yang baru berumur 5 tahun ini.

Apa istimewanya aplikasi DroidBoster tersebut? Aplikasi Android ini disebutkan mampu mempercepat kinerja, baik software maupun hardware yang berbasis Android.

DroidBooster bekerja dengan melakukan optimalisasi kode-kode pemrograman Java yang terdapat di kernel Android. Sebagai informasi, Java merupakan bahasa pemrograman yang menjadi pondasi dari sistem operasi Android.

FlexyCore mengklaim, DroidBooster pernah berhasil membuat Android Froyo bekerja tiga kali lebih cepat.

Pembelian perusahaan ini sebenarnya telah dilakukan setahun yang lalu namun baru terungkap pada Oktober 2013. Tim dari FlexyCore sendiri telah bergabung dengan tim pengembang Android. Sedangkan, aplikasi DroidBooster telah dihapus dari Google Play Store.

Tidak banyak informasi lain soal pengakusisian ini, selain untuk membuat Android bekerja lebih baik.

Android sejauh ini sebenarnya sudah berjalan dengan jalan di perangkat-perangkat high-end. Diharapkan dengan bergabungnya tim dari FlexyCore, perangkat-perangkat low-end juga bisa menjalankan Android lebih kencang dan tanpa lag. Android versi 4.4 atau KitKat dikabarkan bakal mempunyai karakteristik ini.

BBM "Dilepas", Pedagang Roxy Prediksi Android Makin Laris

 
 Aplikasi BlackBerry Messenger akhirnya bisa digunakan oleh pengguna Android dan iPhone. "Dilepasnya" aplikasi chat yang sebelumnya eksklusif di ponsel BlackBerry ini diprediksi akan memicu peningkatan penjualan ponsel berbasis Android.

"Ramalan" ini diungkapkan sejumlah penjual ponsel di ITC Roxy Mas, Jakarta.

"Saya rasa akan sangat berpengaruh, kemarin saja waktu peluncuran pertama (BBM) jumlah penjualan Android sudah naik. Apalagi sekarang sudah benar-benar resmi, (Android) makin laris menurut saya," kata Diana, karyawan toko Fenomena, di lantai satu pusat perbelanjaan elektronik itu, seperti dikutip dari Antara.

Prediksi serupa dinyatakan Yanti, pemilik toko A&A Celullar di lantai dua ITC Roxy Mas, yang menyatakan peminat ponsel Android akan semakin banyak.

"Menurut saya yang beli ponsel Android akan semakin banyak, karena BBM di Android sebagian besar sudah bisa di-install pengguna," katanya.

Namun, untuk ponsel Apple iPhone yang juga bisa dijalankan aplikasi BBM, Diana memperkirakan tak akan mempengaruhi penjualan ponsel berlogo buah apel ini.

"Kalau menurut saya, penjualan iPhone masih akan stabil, kan produknya tergolong eksklusif dan mahal, jadi orang mikir-mikir dulu kalau beli ponsel ini walaupun ada BBM-nya," katanya. "Berbeda dengan Android yang harganya sangat terjangkau, jadi orang bisa langsung beli waktu tahu BBM sudah bisa di Android."

Seperti diketahui, BlackBerry telah meluncurkan kembali aplikasi BBM untuk iPhone dan Android, pada Selasa (22/10/2013). Aplikasi BBM dapat diunduh dari tautan ini untuk platform iOS dan tautan ini untuk platform Android.

BBM lintas platform hanya bisa berjalan di iPhone dengan iOS versi 6 ke atas dan ponsel Android merek apa pun asalkan telah menggunakan Android 4.0 ke atas (Ice Cream Sandwich dan Jelly Bean). Aplikasi BBM baru bisa berjalan di perangkat ponsel saja. Artinya, BBM belum bisa berjalan di tablet Android dan iPad.

Pengguna iPhone dan Android dapat memanfaatkan BBM secara gratis untuk mengirim pesan teks, foto, voice note, serta membuat grup diskusi berisi 30 kontak.